Saturday, September 27, 2014

Gunung Padang : Bukti Adanya Piramida ?




Tim peneliti situs Gunung Padang menyatakan bahwa mereka baru saja menemukan struktur dinding bangunan di bawah permukaan teras 5., area tertinggi dari situs itu. Menurut sekretaris tim riset, Erik Rizki, struktur dinding itu menerus pada lubang galian hingga kedalaman 3,3 meter.
Struktur dinding dinyatakan tersusun atas batuan andesit. Bantuan direkatkan oleh semacam semen purba. Dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Jumat (26/9/2014), Erika mengklaim bahwa struktur itu menjadi bukti adanya ruangan di bawah teras lima.

Struktur itu diduga buatan manusia, sebagaimana sejumlah artefak yang dinyatakan ditemukan pada kedalaman 1-2 meter di teras tersebut. Ekskavasi Gunung padang berlangsung sejak 14 September 2014 lalu. Sejumlah artefak ditemukan, mulai koin hingga batuan serupa dolmen.
Temuan menuai sejumlah kontroversi. Soal koin misalnya. Sejumlah arkeolog meragukan koin yang ditemukan memang berasal dari masa 5.200 SM seperti yang diklaim tim riset.


Erik mengatakan, ekskavasi masih akan dilanjutkan hingga mencapai dasar dari struktur dinding yang ditemukan hari ini. Ekskavasi Gunung Padang menggunakan dana abadi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dana yang dialokasikan untuk tahap ini adalah Rp 3 miliar.


sumber : kompas.com

Kelas 6 : Soal Matematika Bab 1 dan 2 - Debit dan Bilangan Bulat

Kelas  : 6 ( Enam)
Semester : 1
Bab : 1 & 2 "Debit dan Bilangan Bulat"

Format File : Word document (.docx)
Size : 25 kb





Selengkapnya unduh dengan cara klik tombol "DOWNLOAD" dibawah ini!


Tuesday, September 23, 2014

Kelas 2 : Download Latihan Soal Tematik 2 Subtema 1

Kelas  : 2 ( Dua )
Semester : 1
Tematik : 2 "Bermain di Lingkunganku"
Chapter 1 - Bermain di Lingkungan Rumah
Format File : Word document (.docx)
Size : 24 kb



Selengkapnya unduh dengan cara klik tombol "DOWNLOAD" dibawah ini!


Kelas 3 : Download Soal Latihan IPA BAB 3

Kelas  : 3 ( Tiga )
Semester : 1
Mata Pelajaran : IPA
Chapter 3 - Hewan dan Tumbuhan
Format File : Word document (.docx)
Size : 82 kb



Selengkapnya unduh dengan cara klik tombol "DOWNLOAD" dibawah ini!


Kelas 3 : Download Latihan Soal IPA BAB 2

Kelas  : 3 ( Tiga )
Semester : 1
Mata Pelajaran : IPA
Chapter 2 - Kesehatan lingkungan dan Pengaruhnya Terhadap manusia
Format File : Word document (.docx)
Size : 160 kb




Selengkapnya unduh dengan cara klik tombol "DOWNLOAD" dibawah ini!


Suhu Rata-rata di Dunia, Juni-Agustus : "Terpanas Sepanjang Sejarah"


Data baru menunjukkan bumi mengalami suhu paling panas dalam sejarah pada bulan Juni hingga Agustus lalu.

Badan peneliti lautan dan atmosfer AS, US National Oceanic & Atmospheric Administration (NOAA), menyatakan bahwa suhu rata-rata dunia selama tiga bulan tersebut adalah 16,4 derajat Celsius.
Ini berarti 0,71 derajat Celsius lebih tinggi dari rekor sebelumnya tahun 1998 dan yang tertinggi sejak dilakukan pencatatan suhu tahun 1880.
Suhu di laut khususnya memanas pada bulan Agustus, yaitu 0,65 derajat Celsius di atas suhu rata-rata bulan itu dan melebihi rekor yang tercatat bulan Juni.
Tahun ini bisa jadi merupakan tahun terpanas bagi bumi. Jika suhu pada empat bulan terakhir juga tinggi, berarti tahun 2014 akan menggantikan tahun 2010 sebagai tahun terpanas dalam sejarah.
KTT Iklim PBB dijadwalkan berlangsung hari Selasa, di New York, AS untuk mendorong negara-negara dunia guna mencapai kesepakatan iklim baru selambat-lambatnya akhir 2015.

sumber : kompas

Perdebatan soal Angka 4 dalam Perkalian, 4 x 6 atau 6 x 4?


Media sosial Twitter dan Facebook sejak Minggu (21/9/2014) diramaikan oleh sebuah perdebatan Matematika, tepatnya tentang operasi perkalian.

Persoalan dimulai dari posting Muhammad Erfas Maulana, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Erfas yang membantu adiknya mengerjakan tugas Matematika mempertanyakan alasan guru menyalahkan jawaban sebuah soal.

Dalam soal tugas itu, guru meminta adik Erfas untuk menyatakan 4+4+4+4+4+4 dalam operasi perkalian. 

Adik Erfas menuliskan jawaban bahwa 4+4+4+4+4+4 = 4x6. Jawaban itu, menurut Erfas, seharusnya benar. Namun, ternyata sang guru menyalahkan. Menurut guru, jawaban yang seharusnya adalah 6x4.


Karena posting Erfas, muncullah perdebatan seru di media sosial. Mana yang benar, 4x6 atau 6x4?

Saking serunya perdebatan, profesor Matematika dari Institut Teknologi Bandung, Iwan Pranoto, pun turut berkomentar. Ia memberi sedikit kultwit untuk menjelaskan permasalahan itu.

Menurut Iwan, 4x6 ataupun 6x4 sebenarnya sama. Namun, bisa saja salah bila dilihat dalam konteks tertentu.

Iwan memberi ilustrasi. Ia mencontohkan, bila pertanyaan guru adalah "Jika 2x3 = 3+3, tentukan 3x4", maka jawaban yang seharusnya adalah 4+4+4. "Jika dengan pertanyaan ini anak jawabnya 3+3+3+3, barulah salahkan," katanya lewat akun Twitter-nya.

Namun, Iwan mengungkapkan, bila pertanyaannya hanya 3x4, maka anak bisa menjawab 3+3+3+3 atau 4+4+4. Semuanya benar.

Dengan demikian, didasarkan pada pendapat Iwan, 4+4+4+4+4+4 bisa saja dinyatakan 4x6 atau 6x4 dalam operasi perkalian. Jawaban adik Erfas dalam tugas Matematika-nya seharusnya tidak disalahkan.

"Cara bertanya guru Matematika di Indonesia mungkin salah. Juga cara mengoreksinya salah," katanya.

Iwan mengatakan, saat ini dibutuhkan pembenahan sikap, budaya, dan cara berpikir guru Matematika. "Mengubah sikap guru Matematika yang luwes bernalar merupakan tantangan bagi institusi penyiapan guru kita, LPTK," ungkapnya.

Dalam Matematika, kata Iwan, tidak ada kebenaran, yang ada kesahihan. Jika penalaran sahih, maka bisa diterima walaupun kesimpulannya aneh.

Akar perdebatan Matematika ini bisa jadi adalah kebiasaan untuk hanya menerima pengertian tunggal, ditetapkan oleh penguasa. "Kita tak berdaya menentukan sendiri," kata Iwan.

Iwan menerangkan, tak cuma dalam perkalian. Dalam pembagian pun dikenal dua pengertian berbeda, misalnya, 125 ÷ 5 tentunya lebih cocok diartikan sebagai partisi. Sedangkan 125 ÷ 25 tentunya lebih cocok dinyatakan pengurangan berulang.


sumber : kompas

Monday, September 22, 2014

Dua Terduga Penculik Anak Ditangkap Polisi


MALANG, Dua pemuda bernama Nurdin dan Suryono, warga Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Blitar, ditangkap polisi setelah keduanya nyaris dibakar massa karena diduga pelaku penculikan anak yang meresesahkan warga di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.  
Menurut keterangan Kapolsek Pagak, AKP Winarto, kedua pelaku dinilai mencurigakan oleh warga di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. 

"Keduanya ditangkap warga. Hampir dibakar warga. Untungnya polisi segera ke lokasi dan langsung diamankan ke Balai Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur," kata Winarto, Senin (22/9/2014). 
Dari Balai Desa Bandungrejo, kedua pelaku langsung diserahkan ke Mapolres Malang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 
"Kedua pelaku diduga melakukan penculikan anak. Dan itu cukup meresahkan warga di Kabupaten Malang," ungkapnya.
Gerak-gerik kedua pelaku memang mencurigakan karena warga tersulut emosi dan nyaris membakar kedua pelaku. 

"Saat ini masih diperiksa," katanya. 

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan sementara jelas Kanit 1 Reskrim Polres Malang, Iptu Yan Ushuludin, keduanya bernama Nurdin dan Suryono. Keduanya warga Sukabumi dan Kabupaten Blitar. 
"Untuk sementara, keduanya terbukti terindikasi melakukan pencurian dengan kekerasan," katanya. 
Apakah keduanya melakukan penculikan anak, Yan Ushuludin menegaskan bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan yang mandalam. 

"Dari tangan kedua pelaku ditemukan barang bukti berupa uang ratusan ribu, sapu lidi, pakaian dan karung plastik," katanya. 

Kedua pelaku untuk sementara dijerat dengan pasal pencurian dan kekerasan. 
"Jika terbukti melakukan penculikan anak jelas akan dikenakan pasal berlapis," tegasnya.


sumber : kompas

Tes, Anda Bisa Jawab ?

Budi berbohong pada hari senin, selasa dan rabu.
Ahmad berbohong pada hari kamis, jumat dan sabtu.
Budi : "Kemarin saya berbohong..."
Ahmad : "Kemarin saya juga berbohong..."
Hari apa sekarang...????

Dapat gambar ini dari DP' BBM nya temen ....!
Walaupun pada akhirnya tahu jawabannya, Rief Awa sempet pusing tujuh ratus keliling buat mecahin teka-teki dari DP temen ane ini. Ayo buat Agan2 yang merasa hebat, tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini........!!!

Saturday, September 20, 2014

Warga Kota Malang dan Sekitarnya Resah Isu Penculikan Anak


Dari : http://surabaya.tribunnews.com
Polisi Belum Terima Laporan Kabar Penculikan Anak di Kota Malang.
Penculikan anak yang merebak di Kota Malang kemungkinan besar hanya isu. Polres Malang Kota belum menerima laporan penculikan dari warga. Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Adam Purbantoro mengungkapkan laporan penculikan terakhir yang diterimanya pada awal September 2014 lalu. Korban adalah siswa SMAN 9 Kota Malang. Tapi berdasar penelusuran penyidik, kasus ini hanya masalah keluarga.

“Kalau penculikan, belum ada laporan. Termasuk yang katanya terjadi di Kecamatan Blimbing,” kata Adam, Jumat (19/9/2014).
Penyebaran broadcast BlackBerry Messenger (BBM) yang meresahkan ini termasuk cyber crime atau penipuan online. Cyber crime termasuk kejahatan tinggi di Indonesia.

Tidak mudah mengungkap penyebar broadcast pertama. Dia berharap warga tidak resah menyikapi penyebaran broadcast ini. Agar penculikan tidak terjadi di Kota Malang, dia minta seluruh orang tua mendampingi anaknya selama berada di luar rumah.
“Broadcast belum tentu benar. Apalagi dunia maya banyak dimanipulasi. Kalau mendapat broadcast, langsung cek anaknya di kondisi,”tambahnya.
***

BC BBM Jasad Tiga Bocah Tanpa Kepala Gegerkan Mojokerto
Dari beritajatim.com juga melaporkan,
Pengguna BlackBerrry Massager (BBM) dihebohkan dengan Broadcast (BC) tentang penemuan tiga jasad anak kecil tanpa kepala di Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Kabar tersebut langsung dibantah Pj Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Akhdiyat.

"Sampai saat ini, kami belum ada laporan masuk terkait penemuan tiga jasad anak kecil tanpa kepala yang ditemukan di dekat Kecamatan Pungging. Namun setelah kita dicek, ternyata kabar itu tidak benar," ungkapnya, Jum'at (19/09/2014).

Masih kata Pj Kasubbag Humas, pihaknya meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dengan isu-isu atau kabar yang tidak benar. Pasalnya, lanjut Pj Kasubbag Humas, berita tersebut bisa meresahkan masyarakat apalagi berita tersebut dikaitkan dengan adanya isu maraknya penculikan anak.
"Ya kita menghimbau agar orang tua jangan mudah percaya dengan berita yang belum jelas kebenaraanya namun kita juga menghimbau agar orang tua tetap waspada, khususnya mereka yang punya anak kecil," katanya.


Mudah - mudahan tentang penculikan anak tersebut memang hanya isu semata . . .


Download Kumpulan Soal Penilaian Tengah Semester 2 [ PTS Genap ]
Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI
Tahun 2021 Kurikulum 2013
klik disini *baru



Download Kumpulan Soal Ujian Semester 2 Tahun 2021 Revisi
Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD/MI Kurikulum 2013
klik disini *baru